8 Keterampilan Mengajar Guru

Guru yang baik dan profesional hendaknya menguasai keterampilan mengajar atau didaktik, yang meliputi:

  1. Bertanya
  2. Memberi Penguatan
  3. Mengadakan Variasi
  4. Menjelaskan
  5. Membuka dan Menutup Pelajaran
  6. Membimbing Diskusi Kelompok Kecil
  7. Mengelola Kelas
  8. Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan
Iklan

Komponen Pembelajaran Kontekstual (CTL)

Contextual Teaching Learning (CTL) atau Pembelajaran Kontekstual terdiri dari 7 komponen, yaitu:

  1. Konstruktivisme
  2. Inquiry
  3. Questioning
  4. Learning Community
  5. Modeling
  6. Authentic Assesment
  7. Reflection

Klik pada masing-masing komponen untuk penjelasan.

silahkan download beberapa materi tentang CTL dari link di bawah ini.

download materi CTL 1 KLIK DISINI

download materi CTL 2 KLIK DISINI

download materi CTL 3 KLIK DISINI

download materi CTL 4 KLIK DISINI

download materi CTL 5 KLIK DISINI

Fungsi dan Prinsip Bimbingan Konseling (BK)

Tujuan saya menulis tentang Bimbingan dan Konseling (BK) adalah agar dapat diterapkan pada anak didik dalam bidang pendidikan tentunya karena BK sangat berkaitan erat dengan pendidikan.

FUNGSI BIMBINGAN KONSELING

  1. Pemahaman; fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan pemahaman pihak-pihak tertentu untuk pengembangan dan pemacahan masalah peserta didik meliputi pemahaman diri dan dan lingkungan peserta didik.
  2. Pencegahan; fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan tercegahnya atau terhindarnya peserta didik dari berbagai permasalahan yang timbul dan menghambat proses perkembangannya.
  3. Pengentasan; fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan terentaskannya atau teratasinya berbagai permasalahan yang dialami peserta didik.
  4. Pemeliharaan dan pengembangan; fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan terpelihara dan terkembangkannya berbagai potensi dan kondisi positif peserta didik dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan

PRINSIP BIMBINGAN KONSELING

Prinsip – Prinsip Umum

  1. Bimbingan berhubungan dengan sikap dan tingkah laku individu yang terbentuk dari kepribadian yang berbagai macam
  2. Pemberian bimbingan yang tepat dan sesuai pada individu yang bersangkutan
  3. Berpusat pada indivudu yang dibimbing
  4. Masalah yang tak dapat diselesaikan di sekolah, diserahkan kepada yang berwenang
  5. Identifikasi kebutuhan
  6. Fleksibel
  7. Bimbingan dipimpin oleh ahli dalam bimbingan dan bekerjasama dengan pembantunya serta mengunakan narasumber
  8. Evaluasi rutin terhadap program bimbingan

Prinsip – Prinsip Khusus

  1. Prinsip yang berkenaan dengan sasaran layanan; (1) non diskriminasi, (2) individu dinamis dan unik (3) tahap & aspek perkembangan individu, (4) perbedaan individual.
  2. Prinsip berkenaan dengan permasalahan individu; (1) kondisi mental individu terhadap lingkungan sosialnya, (2) kesenjangan sosial, ekonomi, dan budaya.
  3. Prinsip berkenaan dengan program layanan; (1) bagian integral pendidikan, (2) fleksibel & adaptif (3) berkelanjutan (4) penilaian teratur & terarah
  4. Prinsip berkenaan dengan tujuan dan pelaksanaan pelayanan; (1) pengembangan individu agar mandiri (2) keputusan sukarela (3) ditangani oleh profesional & kompeten, (4) kerjasama antar pihak terkait, (5) pemanfaatan maksimal dari hasil penilaian/pengukuran