Materi Pembelajaran Kontekstual (CTL)

Pembelajaran Kontekstual atau dikenal dengan CTL (Contextual Teaching and Learning) jika ditelaah maka sangat cocok diterapkan pada proses pembelajran di Indonesia. Konsep CTL ini sepertinya hampir mirip dengan konsep CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) bahwa siswa dituntut peranannya dalam proses pembelajaran. Keaktifan siswa sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar.

Perbedaannya bahwa dalam CTL atau pembelajaran Kontekstual ini lebih kompleks, baik guru maupun siswa harus dapat menjalankan fungsinya dengan baik sehingga mampu menghasilkan output yang berkualitas. Dalam Pembelajaran kontekstual terdapat adanya keterkaitan materi dengan dunia luar atau keadaan yang sebenarnya dan terkini sehingga diharapkan adanya pengalaman visual terlebih dahulu yang dapat dibangun oleh siswa.
Penjelasan diatas memang masih secuil materi dari konsepsi CTL, untuk lebih mengetahui dan memahami tentang materi pembelajaran kontekstual atau CTL, silahkan download beberapa materi tentang CTL dari link di bawah ini.

download materi CTL 1 KLIK DISINI

download materi CTL 2 KLIK DISINI

download materi CTL 3 KLIK DISINI

download materi CTL 4 KLIK DISINI

download materi CTL 5 KLIK DISINI

Semoga materi-materi ini dapat lebih menambah dan memperdalam pengetahuan kita.

Pendekatan dan model pembelajaran dalam CTL

Terdapat beberapa pendekatan dalam pembelajaran kontekstual (CTL), antara lain:

  1. Problem based learning
  2. Authentic Instuction
  3. Inquiry based learning
  4. Project based learning
  5. Work based learning
  6. Service learning
  7. Cooperative Learning

Sedang model pembelajarang yang dapat diterpakan dalam CTL:

  • DI (Direct Instruction)
  • CL (Cooperative Learning)
  • PBI (Problem Based Instruction)
  • Gabungan

Refleksi

Cara berpikir tentang apa yang telah kita pelajari

Membuat jurnal, karya seni, diskusi kelompok

Menelaah dan merespon terhadap kejadian, aktivitas, dan pengalaman.

Mencatat apa yang telah kita pelajari, bagaimana kita merasakan ide-ide baru.

Authentic Assessment

Authentic Assessment atau Penilaian sebenarnya:

  • Mengukur pengetahuan dan keterampilan siswa
  • Penilaian produk (kinerja)
  • Tugas-tugas yang relevan dan kontekstual
  • Menilai dengan berbagai cara dan dari berbagai sumber.
  • Mengukur pengetahuan dan keterampilan siswa.
  • Mempersyaratkan penerapan pengetahuan dan keterampilan.
  • Proses dan produk kedua-duanya dapat diukur.

Permodelan

Modeling atau Permodelan:

  • Proses penampilan suatu contoh agar orang lain berpikir, bekerja dan belajar
  • Mengerjakan apa yang guru inginkan agar siswa mengerjakannya
  • Membahasakan gagasan yang Anda pikirkan.
  • Mendemonstrasikan bagaimana Anda menginginkan para siswa untuk belajar.
  • Melakukan apa yang Anda inginkan agar siswa melakukan.
  • Guru bukan satu-satunya contoh bagi siswa.
  • Model berupa orang, benda, perilaku, dll.

Masyarakat Belajar

Masyarakat Belajar atau Learning Community:

  • Sekelompok orang yang terikat dalam kegiatan belajar
  • Bekerjasama dengan orang lain lebih baik daripada belajar sendiri
  • Tukar pengalaman
  • Berbagi ide
  • Berbicara dan berbagi pengalaman dengan orang lain.
  • Ada kerjasama untuk memecahkan masalah.
  • Hasil pembelajaran secara kelompok akan lebih baik daripada belajar sendiri.
  • Ada fasilitator/guru yang memandu proses belajar dalam kelompok.

Bertanya atau Questioning

  • Kegiatan guru untuk mendorong, membimbing dan menilai kemampuan berpikir siswa
  • Bagi siswa yang merupakan bagian penting dalam pembelajaran yang berbasis inquiry

Bagi Guru

  • Menuntun siswa berpikir,
  • Mengecek pemahaman siswa,
  • Membangkitkan respon siswa.

Bagi Siswa

  • Menggali informasi,
  • Menghubungkan dengan pengetahuan yang dimiliki,
  • Memecahkan masalah yang dihadapi.