Pengelompokan Sumber Belajar Berdasar Wujud Atau Rupa

Sumber Belajar sangat vital peranannya dalam pelaksanaan pembelajaran. Penggunaannya benar-benar tidak dapat dipisahkan dalam pembelajaran. Berbagai macam jenis sumber belajar tersedia. Baik buku, kamus, hingga lingkungan sekitar pun bisa dijadikan sumber belajar.

Klasifikasi dalam mengelompokkan sumber belajar berdasarkan wujud atau rupanya adalah:

1.    Sumber belajar tercetak: buku, majalah, brosur, koran, poster, denah, ensiklopedi, kamus, booklet, dan lain-lain.

2.    Sumber belajar non-cetak: film, slides, video, model, audiocassette, transparansi, realia, objek, dan lain-lain.

3.    Sumber belajar yang berbentuk fasilitas: perpustakaan, ruang belajar, carrel, studio, lapangan olah rag, dan lain-lain.

4.    Sumber belajar berupa kegiatan: wawancara, kerja kelompok, silmulasi, observasi, permainan, dan lain-lain.

5.    Sumber belajar berupa lingkungan di masyarakat: taman, terminal, pasar, toko, pabrik, museum, dan lain-lain.

Pengelompokan sumber belajar ini sangat penting terutama ketika dalam pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Pemilihan sumber belajar yang tepat akan berdampak baik pada pelaksanaan pembelajaran.

 

Sumber:

Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. 2007. Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: